bibierrr
Ada bermacam wajah rock, tergantung siapa yang melihatnya. Rock bisa tampak berjasa ikut menghentikan perang dan menyebarkan perdamaian dan toleransi; ia juga bisa terlihat rakus mengkorup mereka yang tak berdosa dan menyebarkan moral yang bobrok, bahkan seks bebas. Tapi apa pun, popularitas rock telah menjangkau ke segenap sudut dunia, dan telah berevolusi menjadi bermacam variasi.
Namun, yang mana saja sebenarnya yang bisa disebut rock? Atau, sejauh apa rock bisa menjangkau ke sekelilingnya?
Setidaknya ada dua pandangan. Yang pertama, rock semata adalah ekstensi dari rock �n� roll, aliran yang mulai berkembang di Amerika Serikat pada 1950- an. Dengan kata lain, rock cuma gaya atau genre yang lain dalam musik populer.
Pandangan yang kedua, rock adalah bentuk terpisah yang punya estetikanya sendiri. Herb Bowie, yang menulis Reason to Rock, berpendapat bahwa hubungan antara rock dan musik pop serupa dengan antara film dan teater, sesuatu yang kini diterima luas: meski ada unsur- unsur serupa, ada hal-hal yang berbeda sehingga karya karya seni dalam bentuk paling baru bisa digolongkan sangat bagus, dan karenanya mesti ada pemisahan.
