tlah kutemukan belahan jiwaku
perjumpaan yang tak dapat ku duga dan kusangka, berawal dari pertemuan sebagai tamu di rumah mungil yang sederhana,pembicaraan yang mengalirpun sangat bersahaja, ringan dan sederhana,
tak banyak tingkah, dan menjaga pandangan, gadis yang kutemui dirumah mungil itu, baru saja bangun tidur,. tak terlalu memperhatikanku, namun dia mau berbicara denganku, gerakannya gesit, menentukan langkah dan keputusan yang pasti dalam menjamu tamunya,. ahh itulah kesan pertamaku berjumpa dengannya, dengan gadis mungil yang sederhana.


To Be Continue. . . .
pieace,penjor
C....U