dia hadir, akupun hanya bermimpi
meski dapat ku rasakan kecupan manisnya, dan mekipun keindahan itau hanya sebuah angan, aku masih berharap dia datang dengan nyata, memandangku dengan cinta geloranya, memberikanku sesungguhnya kasih sayang.
terasa lekat sekali keindahan itu, aku tak mampu untuk bangkit dari tidurku, menyemaikan benih cinta yang sesungguhnya, karena dia hanya ada dalam mimpiku, ani kembali kau padaku, dalam kenyataan hidupkuĀ

