cerita sipungguk
seoarang bidadari telah merenggut hatiku, menyayatkan
cintanya di hati rawanku, membubuhkan asam pekat yang memerihkan
lukanya, mencampakkan segala kewarasan yang menyelimuti hati dan
fikiranku, hingga aku tak mampu untuk beralih perhatian pada bidadari
itu,.. aku sadar bahwa hati dan fikiranku telah penuh cinta,.. cintaku
pada si bidadari....
akupun
terbang terbawa angin cinta si bidadari, memercikkan keindahan dalam
sendi hidupku, betapa aku tak percaya bahwa cintaku telah terpaut pada
bidadariku, dengan serta merta membawa kebahagiaan batin dan ragaku,
aku terlena akan kemanisan cinta bidadari,..
sampai
saat ini cinta ku pada bidadari itu membuatku lupa akan jauhnya jalan
dan lamanya waktu telah berselang, kesadaranku pun tak lekang dengan
bayang dan romantisme yang ada bersama bidadari, hingga aku tak mampu
seutuhnya sadar bahwa bidadariku tak lagi ada disisiku, dan kutemui
bidadari itu telah jatuh ke pangkuan pangeran yang banyak didamba,
akupun lebur dengan membawa kenangan manis sang bidadari.
waktu
berlalu, aku tak mampu jua mengenyahkan rasa hati, rasa rindu, rasa
cinta, betatapun ternyata cinta, rindu dan kenangan itu mampu jua
menyakitkan, aku merindukan bidadariku, dan mengharapkan dirinya
kembali disisiku. untuk diriku yang tandus dan pandangan mata sayu,
dengan senyum hambar,.. aku si pungguk

