antara dia dan kamu,
Mood: confuse
Listening to: your heart
memang dua tahun sudah aku tak bersama dia lagi, namun cintaku tak pernah luntur, tetap terjaga dan bersemi di hatiku, kebersamaan kami dulu bukanlah hanya hal terindah saja yang kami rasakan, cemburu, tangis kesedihan, hancur dan kepedihan sesekali mewarnai kisah cinta dua tahun kami,
namun meski demikian, tak sedikit pula keceriaan, tawa, canda yang membuat erat hubungan kami, jadi tak ada alasan untuk diriku membencinya, dan melunturkan cintaku padanya,.. bagiku dirinya adalah cinta sejatiku, tak terganti dengan yang lain.
kau menanyakan, mengapa sekian lamanya aku masih memendam cinta kepadanya, bahkan menurut fikiranmu, cintaku bertambah besar,.. hingga kau tak mengira dan menganggap tak masuk akal akan fikiranku, sesekali juga kau menganggap aku gila.
asal kau tahu, aku memang gila, aku memang sakit akan cintaku yang begini padanya, namun aku tak ingin kegilaanku menjadi hal yang kau anggap aneh, bahwa kesakitanku kau harus mengobatinya.
aku masih disini bertahan dengan cintaku padanya adlah karena aku berjanji dirinya akan menunggu ku, dan aku pun menunggunya, meski entah waktu itu datangnya kapan,

