aku jenuh denganmu
berteman denganmu adalah suatu hal yang bisa membuatku menjadi bangga, selain kamu memang memiliki kualitas kamu juga punya kuantitas, siapapun akan senang bertemu dan menjadi temanmu, begitu juga yang ku alami, aku senang berteman dan menjadikan dirimu teman, aku tak bisa memungkirinya, betapa aku bisa membanggakan dirimu dan bangga berada di sampingmu setiap kali kita bersama,
ah, itu dulu, betapa aku siap sedia selalu berada di dekatmu, seakan kita teman yang saling mengerti satu dengan yang lainnya, mengisi kekosongan masing-masing, memberi dan menerima apa yang tak kita miliki, aku selalu bahagia bersama denganmu,
tapi kini, aku jenuh, lelah dan letih, aku jenuh bukan aku memiliki teman dan sahabat yang lainnya, tidak sama sekali, aku lelah bukan karena aku banyak membuang tenaga untuk berada di dekatmu, letih bukan aku harus menyadari bahwa aku perlu untuk ber istirahat,
aku berada pada suatu ketidak pastian, betapa aku tak pernah menerima darimu, semua aku berikan padamu sebagai sahabat, karena aku tau, sahabat itu bukanlah hal yang tak perlu di sesali dalam banyak hal, bahwa sahabat itu hendaknya bisa menerima apa adanya sahabatnya, aku jenuh kau begitu tak perhatiannya,...
bisa di katakan, aku mengakui dirimu sahabat, tapi apa kamu mengakui bahwa aku sahabatmu, aku rasa tidak,
kelelahanku betapa kau tak mengerti akan diriku, betapa kau meremehkan satu hal yang aku anggap penting, betapa kita tak sehaluan yang membuat kita tak bisa menerima apapun diriku,.. kini aku tahu, bukan aku yang kau inginkan sebagai sahabatmu, aku hanya manfaat untuk hidupmu.
aku sadar betapa kita berbeda haluan, berbeda pendapat dan pandangn, aku sadar dan aku akan pergi, darimu, selamanya wahai sahabat, goodbye, selamat tinggal sahabat, aku akan maju untuk diriku tanpa dirimu, aku jenuh, biarkan aku istirahat

