Abdul Basit Entertainment

Jan 1, 2008 at 16:48 o\clock

Love is never die / cinta takan pernah mati

by: bhachit   Category: My Mine

Cinta tak pernah mati

Inilah keajaiban cinta, bahwa setiap pelaku tak akan pernah mengerti akan kekuatan cinta yang begitu besar, membekas di setiap relung jiwa menyatu dengan raga yang rapuh, bahwa kekuatan cinta mampu membukakan hati betapa cinta itu akan abadi senantiasa membekas di sanubari, menjelma menjadi kehidupan yang di aturnya,... kekuatan cinta akan teruji di sepanjang masa, dengan seribu satu kisah yang abadi,... aku adalah pelaku cinta itu,.. cintaku takan pernah mati

Berawal dari suatu keadaan dimana aku harus terus menanti akan cinta itu, melepaskan dirinya membuat aku menjadi tak menentu, terpuruk dalam hidup, lebur dalam penantian yang tak pasti, bahwa kekuatan cintaku tak pernah surut dengan ujian, apakah aku mampu untuk menuangkan hasrat untuk tetap memperjuangkan cintaku, yang aku fikir, cintaku tak akan pernah mati.

Hamper saja aku tak mampu untuk mempertahankan cinta, ketika hianat itu hadir kembali, menjadi sesuatu yang tak mungkin aku pungkiri lagi, ketetapan cinta itu kini pudar, seiring berlalunya masa berbunga hati, diantara kami, aku tak mampu utnuk menyirami dan menyemai kembali benih cinta itu, hinggapun aku larut akan keindahan yang senantiasa terpancarkan oleh warna dan harunya semerbak bunga cinta itu, namun di sudut kegelapan yang tak terjamah oleh mata, pandangan kabur hanya akan indahnya cinta, bahwa telah ada kuman, dan racun yang siap menerjang indahnya taman bunga itu, membahayakan pohon cintaku, aku tak sadar akan hal itu, dan aku masih berharap, cintaku tak akan pernah mati.

Berikutnya hari hari yang ku lalui terasa hampa, menyakitkan dan tak memiliki hararapan, betapa hal ini terus dan akan menyiksa hidupku, kemelut hati akan hal yang tak biasa aku hadapi seterusnya, karena aku terbiasa dengan cintanya, terus terbiasa dengan segala kemudahan dan kemanisan cinta kami, berlalu bersama dengan waktu yang tak lama, bahwa aku benar hidup di buai oleh harapan yang terus di pupuk, betapa hal itu indah bukan, seindaha mentari pagi menyinari , dan terus member cahaya hangatnya, betapa hati akan menjadi segar,.. kehidupan toh terus akan berlanjut dengan atau tanpa dia,.. aku tak bias lagi menampik betapa cintaku kini telah mati.

Cintaku padanya memang telah mati, tak lagi tumbuh seiring kenangan pad ataman hati yang kini gersang, aku mencoba menutupnya dengan pintu baja dan kunci kebencian, dimana aku telah mengubur bunga  dan pohon yang mati tersebut dengan lekuk tak beraturan pada lahanya, membangkitkan duri dan onak yang tak terkira perihnya terluka di hati,..dan tak mungkin akan ku buka kembali, pintu itu hanya ada untuk kenangan manis dan pahit yang aku rasakan, tak mungkin akan menjadi suatu kenangan yang tak terlupakan, aku dan dia, hanya ada cinta yang mati...

Waktu akan memberikan diriku pengajaran, kesempatan dan juga sesuatu obat penawar cinta yang mati, dan tak lagi membayangkan hal itu, aku bangun dari kegelapan, mencari seberkas cahaya cinta, di tempat lain, membuka pintu hati untuk cinta, akankah ku temukan lagi, setidaknya ku berusaha untuk itu, mencari cinta, dan menemukan cinta, betapa aku menyadari bahwa cinta itu akan selalu ada untuk pencarinya... yah ku harapkan dank u gantungkan cintaku yang tak lagi akan mati....

 


Comment this entry


Captcha