Abdul Basit Entertainment

Jan 8, 2007 at 18:39 o\clock

KEBERSAMAAN TERAKHIR KITA

by: bhachit   Category: Strory   Keywords: PERPISAHAN

PERCAYALAH RINI, AKU AKAN SELALU MENGINGATMU, MESKI ITU HANYA DALAM DETIK TERAKHIR
 
=========================================================================
 
"aku tahu rin, aku ngerti, apa yang kau cemburukan terhadapku, tapi percayalah rin, gahwa cintaku hanya untukmu, bahwa sayangku hanya untukmu... dan jangan kau ragukan itu.."
 
meski aku sudah meyakinkan rini, betapa aku tidak bisa menduakan cintanya, namun rini tetap saja tak mau mengerti, bahkan rini meninggalkanku,, ahh, rini yang selalu tak menghiraukan penjelasanku....
 
dan tentu saja aku tidak bisa menerima cemberut itu, seolah aku terbius oleh rasa sayangku padanya, betapa aku cinta, dan cinta itu telah membuatku seakan hidup....
 
aku juga menyadari betapa cinta rini besar dan agung, suci seperti embun di pagi hari, yang memberikan kesejukan, damai dan kasih di hati....dan aku masih mengharapkan itu terus ada di hari-hari kami berikutnya,...
 
========================================================================
 
"bagaimana aku bisa percaya roy, bagaimana aku bisa tidak cemburu, kau selalu di kelilingi oleh gadis yang menyukaimu, dan hal itu yang membuat aku cemburu roy,......"
 
ahh, rini yang selalu emosi, dan selalu memandang diriku dari segi yang tak nyata, aku hanya orang biasa dan itu yang terjadi,..... aku tak bersama rini lagi, dia meninggalkanku, dengan luka hatinya dan kecemburuan yang tak endasar, bahwa kepercayaan cintaku pada rini tak dapat mempertahankan keinginanya...
 
aku terpuruk dan terus terpuruk demi cintaku pada rini, aku terus mengingat dan terus mengenangnya, seakan aku tak bisa bertahan lagi.
 
 
rini sayang,
 
ingatkah kau pada perjumpaan kita, bahwa kita saling mencinta karena kesederhanaan, aku yang saat itu hanya bermodal angan dan idealisme yang cukup untuk membuatmu bahagia, dan dengan sedikit keberanian  aku menyatakan betapa aku mencintaimu.....
 
rini cintaku, ....
sampai kini pun aku masih tetap mencintaimu, masih akan terus mencintaimu....dan tak sedikitpun rasa cintaku pupus....
 
rini!....!
tahukah kau cinta, betapa aku tersiksa dengan kepergianmu, betapa penderitaan ini semakin menjadi, dan aku tak dapat bertahan, karena kaulah hidupku,.....
 
datanglah rini.....cintaku...
karena aku menunggumu, karena aku tak mampu lagi mengejarmu, meski kukerahkan seluruh tenagaku, dan semangatku....untuk menemuimu, menjemputmu kembali kepelukanmu,... sungguh rin,... aku tak kuat....
 
rini ....
cintaku masih utuh, dan terus tetap mengembang... layaknya mawar yang ku berikan di jumpa pertama kita...
 
roy,,,
aku menunggumu 
 
======================================================================
 
royyyyyyyyyyyyy, meski jerit itu membahana, dasyat, dan sekuat tenaga, namun hanya sia-sia,roy telah pergi, menahan sakitnya pada kehidupan yang dialaminya, memendam sakit itu, di balik kesabaran dan kebesaran cinta kepada rini...
 
betapa roy mampu membuat dirinya berharga, untuk rini dan sisa kehidupannya,, dan rini mengenang semua itu, meremas erat surat terakhir itu, dan tersungkur di pusara merah tanah roy..
 
rini yang mencintai roy, tak mampu membuat roy bertahan lebih lama lagi, demi menebus rasa salah rini dan untuk kebahagian roy...
 
rini yang menderita, masih akan terus tersesali, karena roy, yah roy, yang di dambakanya.....rini tak mengetahuinya.. 

Comment this entry


Captcha