Mood: sad
Listening to: your heart
remember of me, imagine of you, that is realy happen
kembali ku duduk termenung di teras rumah mungil biru milikku, menatap jauh keseberang danau biru, menilik angsa putih yang berenang kian kemari, saling kejar, dan terkadang mengepakkan sayapnya, mencoba untuk memberi pengaruh pada sang betina, bahwa dia adalah pejantan setia,
anganku melayang jauh, menembus batas dan ruang. menepis semua harapan galau di hati perihku, betapa kita dulu sering duduk ditepi danau biru itu, kita bercerita banyak, tentang alam, pohon, langit, daun, bunga, dan semua yang ada di danau biru itu, sesekali ku renggut batu kerikil kecil, lepeng, dan kulempar keras ketengah danau, meluncur diatasnya dan melayang, membentuk jalan bundar indah nan bergelombang, dan kaupun mencoba apa yang telah ku lakukan, kau gagal
dan kau kesal, aku tertawa terbahak, melihat tingkah lakumu yang cemberut, karena kau tak berhasil melakukan apa yang aku lakukan, dan kaupun mencubit pinggang ku. dan aku luluh, perlahan ku peluk dirimu dari belakang, menjajar tangan putih mulusmu, ku genggam jemari tanganmu, dan ku daratkan bibir ku ke leher sampingmu,
kau nampak geli, mencoba untuk berontak, namun, sekali lagi kuyakinkan dirimu, bahwa akan ku ajari kau melakukan apa yang telah kulakukan, pada batu kerikil itu, di tengah danau biru, dan hup, lemparan yang bagus, kita berhasil melakukannya, dan kita terbahak tertawa, dan ku kecup bibirmu penuh cinta, betapa aku bahagia....
kenangan cinta terindah