Abdul Basit Entertainment

Mar 19, 2008 at 17:34 o\clock

bayangan dirimu di setiap sudut

by: bhachit   Category: My Mine

kupalingkan wajah, ketika ku lalui tempat dimana kita berdua sering menghabiskan waktu, menyisakan kesedihan, membayangkan hati miris, dan menangis, karena danau di sudut pohon rindang itu tempat kita berkeluh kesah,..tentang kita berdua....

aku masih memalingkan wajah, sembari ku pejamkan mata ini, tak kuasa menatap tempat itu, taman mekar kota, dimana kita sering bercanda, berbahagia, berbagi cerita, tentang masa depan indah kita,.. dan aku masih memikirkan itu.

dan akupun masih galau, dengan keberadaanku di rumah ini, rumah mungil di teras depan yang sering kita duduki, berpegangan tangan, saling menatap mata, dan sesekali ku kecup kening, hidung dan bibirmu, kau pun terpejam, menikmati indahnya malam minggu, aku melayang terbang, betatapa indahnya hari hari kita... dan aku masih harus menahan nafas sesak di dada, betapa kenangn yang tak bisa begitu mudah di lupakan..

 

lalu bagaimana dengan sudut rumah besarmu, dan tempat favorit mu ah, aku tak sanggup lagi membayangkannya 

Mar 19, 2008 at 17:06 o\clock

aku hanya ingin disayangimu

by: bhachit   Category: Strory

ketika dua rasa menjadi satu, dan ketika cinta itu hadir di tengahnya, yang bisa kita lakukan hanya saling menjaganya, untuk sekedar mempertahankan, saja bagiku sudah teramat sukar, karena banyaknya godaan dan persaingannya,.

kau bagiku teramat cantik, hinggapun aku susah untuk menjagamu, aku yang hanya buruk rupa, hanya mampu menunjukkan diriku yang tak bisa berbuat banyak di sudut sisimu yang di gemari lelaki lain,

aku pun hanya mampu menampilkan mimik wajah yang sayu, khawatir akan kau di rebut orang, dimakan api cemburu, miris perasaan ketika aku sadar, bahwa aku bukan lelaki high quality.

namun aku tak menyerah, sebisaku aku memberikan cinta suci nan tulus, semampuku ku perhatikan detail dirimu, namun masih ada saja yang menjadi masalah bagi kita,..

meski aku sudah sabar dan ikhlas, kau pun masih meragukan diriku di tengah keberadaan orang lain yang melebihi diriku,

aku bisa apa, aku mampu apa, meski aku telah menempatkan dirimu aman di hatiku, namun di jiwamu, kau masih mengharapkan lebih dari wajah burukku,..

 

sabar dan ikhlas