Abdul Basit Entertainment

Oct 5, 2007 at 18:22 o\clock

Dusta dan Persahabatan

by: bhachit   Category: Strory

            Bagi diriku berbohong adalah hal yang paling aku benci, namun siapa saja tentu akan berkata demikian, jika orang yang kita percayai berbohong, aku tidak mengerti mengapa ini terjadi pada diriku, disaat hatiku gundah tak bisa lagi bersamamu, dan tak mungkin lagi memiliki waktu yang luang bersamamu, kau telah berdua dengannya, namun kau lupa untuk tak bisa menempatkan diriku, aku sahabatmu, sahabat yang sejak dulu menyertaimu, namun kau telah tega berbohong padaku.

            Bukan aku terlalu banyak menuntut dirimu sebagai orang yang senantiasa harus bersamaku, senantiasa ada di saat diriku membutuhkan teman, aku tak ingin seperti itu, namun barangkali kau tak mengatahui jika hatiku saat ini, kosong, kau mengetahui aku tak memiliki pacar atau kekasih yang bisa ku curahkan perasaan kasih sayang dan cintaku, tak seperti dirimu, aku memang masih sendiri

            Aku tak menginginkan lebih dari dirimu, hanya saja kau jangan melupakan diriku, menghilangkan persahabatan diriku dengan dirimu, ah aku tentunya tak menginginkan hal itu.

            Namun jujur diriku ingin sekali meninggalkan dirimu, meninggalkan kenangan diri kita yang dulu , betapa kebahagiaan persahabatan kita terjalin, siapapun tahu itu,

            Diriku akan pergi, namun aku tak tahu caranya, barangkali dengan satu alasan yang bisa membuat dirimu atau diriku saling membenci, saat yang aku tunggu tentunya, sebab aku tak ingin diriku sebagai penghalang cinta kalian, aku menginginkan kalian yang saling mencintai itu bisa memberikan rasa yang saling setia,

Aku akan pergi, sahabatku, selamat berbahagia menemukan gadis pilihan hatimu, biarlah aku disini dengan kenangan persahabatan kita, aku masih tetap seperti ini, dengan diriku yang masih disini, yah aku berusaha untuk menjauh dari kalian, maafkan aku, aku tak bisa lagi menjadi bagian dari diri kalian

Oct 5, 2007 at 17:45 o\clock

Dusta dan Persahabatan

by: bhachit   Category: Strory

            Bagi diriku berbohong adalah hal yang paling aku benci, namun siapa saja tentu akan berkata demikian, jika orang yang kita percayai berbohong, aku tidak mengerti mengapa ini terjadi pada diriku, disaat hatiku gundah tak bisa lagi bersamamu, dan tak mungkin lagi memiliki waktu yang luang bersamamu, kau telah berdua dengannya, namun kau lupa untuk tak bisa menempatkan diriku, aku sahabatmu, sahabat yang sejak dulu menyertaimu, namun kau telah tega berbohong padaku.

            Bukan aku terlalu banyak menuntut dirimu sebagai orang yang senantiasa harus bersamaku, senantiasa ada di saat diriku membutuhkan teman, aku tak ingin seperti itu, namun barangkali kau tak mengatahui jika hatiku saat ini, kosong, kau mengetahui aku tak memiliki pacar atau kekasih yang bisa ku curahkan perasaan kasih sayang dan cintaku, tak seperti dirimu, aku memang masih sendiri

            Aku tak menginginkan lebih dari dirimu, hanya saja kau jangan melupakan diriku, menghilangkan persahabatan diriku dengan dirimu, ah aku tentunya tak menginginkan hal itu.

            Namun jujur diriku ingin sekali meninggalkan dirimu, meninggalkan kenangan diri kita yang dulu , betapa kebahagiaan persahabatan kita terjalin, siapapun tahu itu,

            Diriku akan pergi, namun aku tak tahu caranya, barangkali dengan satu alasan yang bisa membuat dirimu atau diriku saling membenci, saat yang aku tunggu tentunya, sebab aku tak ingin diriku sebagai penghalang cinta kalian, aku menginginkan kalian yang saling mencintai itu bisa memberikan rasa yang saling setia,

Aku akan pergi, sahabatku, selamat berbahagia menemukan gadis pilihan hatimu, biarlah aku disini dengan kenangan persahabatan kita, aku masih tetap seperti ini, dengan diriku yang masih disini, yah aku berusaha untuk menjauh dari kalian, maafkan aku, aku tak bisa lagi menjadi bagian dari diri kalian

Oct 5, 2007 at 17:38 o\clock

Cinta dan Persahabatan

by: bhachit   Category: Strory

            Diantara kita memang tidak ada kisah apapun selain hanya persahabatan yang erat, kita bertiga hanya sebagai laku dalam perasaan yang kalut, dirinya wanita yang baru beberapa minggu kau anggap sepesial yang telah kau jadikan kekasihmu, dan itu wajar karena kau lelaki yang normal

            Demikian pula dengan diriku, aku juga memiliki perasaan yang khusus, namun tentunya bukan dengan dirinya wanita yang kau cintai, juga kau jangan menyangka kalau perasaan khusus ku itu untuk dirimu, karena aku juga lelaki normal,

            Hanya aku tak bisa berfikir, diantara kita, aku tak mampu untuk merusak hubungan kalian, karena memang tak ku inginkan,

            Aku jadi ingat betapa aku telah berusaha untuk menyatukan cinta kalian, betapa kalian memndapatkan perhatian satu diantara yang lainnya, bukan perhatian diriku sebagai lelaki, yang memperhatikan dirimu, aku menginginkan dirimu tulus menyayangi dirinya, mencintai dirinya dengan tulus, berjuang dan berkorban demi cinta kalian, dan kalian akan hidup bahagia.

            Diriku hanya sebagai sahabatmu, sahabat lelaki yang dulu belum menemukan belahan hatinya, kini kau telah pun memiliki kekasih, yaitu teman ku juga, aku tak ingin dirinya kau sakiti, juga dirimu yang tersakiti,

            Apalah aku, hanya teman dan sahabat kawan, tak lebih dari itu, kebersamaan indah kita sebagai lelaki jomblo, tak lebih hanya batasan persaudaraan, kini pun kau telah pergi atau belum, tak ubahnya bagi diriku,

            Salahnya diriku jika kau tak memiliki rasa yang membuat dirimu berubah, telah kau cintai dan sayangi dirinya, itu yang membuat mu berubah, perhatianmu sebagai sahabat, tak lagi ku temui, kesigapanmu sebagai teman tak lagi dapat ku terima, karena kau telah sepenuhnya memilih dia, itu memang lebih baik,

            Kau mengatakan, diantara cinta dan persahabatan, kau memilih keduanya, apakah itu terlalu berlebihan, barangkali jika perasaanmu saat itu memang untuk kami, namun di lain pihak kau telah berusaha untuk membatasi dirimu dengan segala macam bentuk apapun itu, kau memang telah banyak bersamanya, wanita yang kau cintai, aku hanya sebagian kecil yang tak bisa kau bagi dengan dirinya.

            Aku memang cemburu, memang cemburu, cemburu pada bayangan masa lalu kita yang begitu indah, sebagai lelaki jomblo, berteman denganmu segala rasa bisa di bagi, betapa ingatanku pada peristiwa kita yang barangkali kecil, namun sangat bermakna bagiku, aku memang cemburu, namun tak pantas aku cemburu