Sep 14, 2006 at 12:45 o\clock
Sep 12, 2006 at 21:41 o\clock
kesendirianku
Sep 12, 2006 at 09:03 o\clock
AKU DAN DIRIKU
SEMUA HANYA BERMULA DARI KATA "SAHABAT" DAN BERLANJUT PADA KATA PERSAHABATAN
kesukaanku dan ketertarikanku pada dirinya, membuatku tak berdaya, semakin tak menentu ketika aku mengenalnya, dan menjadi sahabatnya, semua berjalan begitu indah, tak terasa memeng perjalanan persahabatan ku,,
seolah terhipnotis dengan pribadinya, dan semua tentang dirinya, aku larut pada ketidak berdayaanku melepaskan diri darinya, seakan semua keperluan dan kebutuhanku ada padanya, dan lagi-lagi aku tak bisa lepas karena aku begitu membutuhkannya...
seiring waktu berjalan, aku semakin terikat padanya, semakin terjerat mati oleh semua pesonanya, dan semakin tak menentu, jika saja satu hari tak berjumpa dengannya, tak mendengar suaranya, tak melihat dirinya, dan tak memperhatikanya,, ah bisa apa aku, bisakah aku menghindarinya,, dan terlepas darinya
karena aku begitu menyukainya, dan karena aku begitu mencintainya,, cinta yang tak mungkin aku dapatkan darinya, cinta yang hanya dapat aku pendam, dan cinta yang terlarang..
aku terpaku menghayati kenyataan dan menghadapinya seakan jantungku berhenti..
kepasrahanku tak memberikan hasil, aku terpuruk dan terendam pada kubangan nafsu atas segala ketidak berdayaanku,,
Sep 11, 2006 at 20:31 o\clock
cinta itu hadir ketika aku jatuh
meski aku tahu, risa mencintai reza, dan meski aku juga tahu sedlam apa cintaku pada risa, namun aku tak mampu berbuat banyak dalam hal cinta segitiga kami,
aku menyadari betapa berat harus memilih antara aku risa dan reza, dan keputusan yang mencengangkan bagi mereka berdua ketika mereka telah memadu cinta, adalah aku harus pergi meninggalkan mereka,,
menerima kekalahan ini dengan lapang dada dan tak merasa harus dendam,
namun aku tetap harus pergi,, dan itulah kenapa aku harus pergi...
karena cintaku hanya untuk kebahagian mereka, dan aku sanggup untuk menanggung derita..
Sep 11, 2006 at 20:25 o\clock
BILA CINTA TAK DAPAT MEMILIH
MATAHARI, BEGITU MENYENGAT TAJAM DI KEPALAKU, SEAKAN MENGGUNDULI RAMBUT PENDEKKU .. DAN AKU SEPERTI DEHIDRASI KARENA SEMUA TERSERAP DAN HILANG.....
apa yang ku perlukan saat ini hanyalah sebagian dari kisah yang hanya memberikan kepiluan saja, mengapa tidak, cinta yang telah ku bina bersama anggi kini harus menereima kenyataan bahwa aku telah kehilangannya,
cinta itu kini tak dapat kutemui lagi didirinya, seiring tak memperdulikan diriku...dan aku semakin terpuruk tatkala harus menerima kenyataan, anggi memilih lelaki lain, dan lelaki itu adalah sahabatku sendiri..
penderitaan dan tekanan bathin yang membuat hatiku remuk ketika anggi harus memilih sahabatku itu untuk dijadikan suaminya,,
aku tak berdaya seolah tak dapat melakukan apapun, terkecuali hanya bingung dan seperti seorang pecundang melihat pernikahan anggi dengan reza..
aku terpuruk dan tersungkur

