AkudanKau

Jul 5, 2007 at 13:27 o\clock

Dariku, Tentangmu

by: lailyandasri   Keywords: aku, kau, goresan, hari, friendship

Happy(dari a, untuk l) 

Empat puluh dua hari, eh?

Wah, aku nggak menghitung hari sih. Aku nggak tau telah berapa lama aku mengenalmu. Jadi temanmu. Tapi aku tau, aku menikmati saat-saat ngobrol denganmu. Mau bilang apa? Teman baik susah didapat. Kalau ada di tangan, jangan dilepas. Kalau perasaanku nyaman terhadapmu, aku juga nggak akan ke mana..

Dan di sinilah kita berakhir, di bentuk persahabatan.
Betul ya?

Aku setuju. Rasanya memang seperti kita sudah saling kenal lama. Nggak ada batasan dua layar antara kita. Kamu ketawa, aku juga ketawa. Dan rasanya susah kalau kamu resah.

Kamu, di mataku, orang yang riang. Seperti nggak ada beban. Walau ada juga sih, masa-masa kamu berbagi gelisah. Dan aku nggak keberatan. Indah juga kok menjadi bahu tangisan untuk teman. Ingat kan, kamu di sana, saat hariku minta ampun jeleknya.. Aku juga (mau) berbuat yang sama. Karena, biarpun telah ditempa susahnya hidup, hei, kamu masih sosok yang (bisa) bahagia.

In a whole, you're a person who would just be there, for no reason at all. Whether everything is up or down, to listen to (my) whining, complaints and happiness.

What else could I ask for in a friend?


Log in to comment:

Attention: many blogigo features are only available to registered users. Register now without any obligations and get your free weblog!